- Back to Home »
- Artikel , Cerpen , Contoh Prosa Nonfiksi , Prosa Nonfiksi , Puisi »
- Prosa Nonfiksi dan Contohnya
Posted by : Fuja Permata Sari
Selasa, 18 Februari 2014
![]() |
| Illustration by Artist Pixiv ID 428282 【 堀泉インコ】 |
Prosa Nonfiksi
Prosa Nonfiksi ialah karangan yang tidak berdasarkan rekaan atau khayalan pengaran, tetapi berisi hal-hal yang berupa informasi faktual atau berdasarkan pengamatan pengarang
Prosa Nonfiksi terbagi :
A. Artikel
Artikel ialah karangan yang berisi uraian atau pemaparan yang
memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Isi karangan bersumber pada fakta bukan sekedar realita
2. Bersifat faktual dengan mengungkapkan data-data yang diketahui pengarang bukan yang sudah
umum diketaahui ( Realita )
3. Uraian tidak sepenuhnya merupakan hasil pemikiran pengarang, tapi mengungkapkan fakta
sesuai objek atau narasumbernya
4. Isi artikel dapat memaparkan hal apa saja seprti, pariwisata, kisah perjalanan, profil tokoh, kisah
pengalaman orang lain, satir, atau humor
1. Isi karangan bersumber pada fakta bukan sekedar realita
2. Bersifat faktual dengan mengungkapkan data-data yang diketahui pengarang bukan yang sudah
umum diketaahui ( Realita )
3. Uraian tidak sepenuhnya merupakan hasil pemikiran pengarang, tapi mengungkapkan fakta
sesuai objek atau narasumbernya
4. Isi artikel dapat memaparkan hal apa saja seprti, pariwisata, kisah perjalanan, profil tokoh, kisah
pengalaman orang lain, satir, atau humor
Contoh Artikel :
“Letak kerajaan Sriwijaya dan
peninggalannya”
Sejarah adalah suatu
peristiwa di masa lampau yang dipelajari dari bukti berupa benda yang memuat
informasi tertentu. Dalam hal kerajaan Sriwijaya ini, jarak waktu yang terlalu
jauh menjadikan banyak perdebatan mengenai sejarah
kerajaan sriwijaya ini, termasuk diantaranya adalah letak pasti kerajaan
yang berkembang di abad ke-7 masehi ini. Pendapat ini memiliki dukungan bukti
tertentu yang membuat semakin sulit mengetahui letak kerajaan Sriwijaya secara
pasti. Pendapat yang pertama datang dari Pirre-Yves Manguin yang melakukan
penelitian pada tahun 1993, dimana ia berpendapat bahwa kerajaan Sriwijaya
terletak di daerah sungai Musi antara Bukit Siguntang dan Sabokiking yang saat
ini masuk dalam wilayah provinsis Sumatera Selatan.
Pendapat lain adalah dari ahli sejarah Soekmono yang
mengatakan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya ada di hilir sungai Batanghari, yakni
antara Muara Sabak hingga Muara Tembesi yang berada di provinsi Jambi. Ada lagi
pendapat lain yang mengatakan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya ada di sekitar candi
Muara Takus yang masuk dalam provinsi Riau yang dikemukakan oleh Moens. Dasar
dari pendapat ini adalah petunjuk rute perjalanan I Tsing dan ide mengenai
persembahan untuk kaisar China pada tahun 1003, yakni berupa candi. Namun
hingga kini belum ada kesepakatan dan bukti yang sangat kuat dimana pusat
kerajaan Sriwijaya sebenarnya berada.
Peninggalan kerajaan
Sriwijaya
Peninggalan kerajaan Sriwijaya ada dua macam, yakni
secara fisik yang berupa benda yang membuktikan kerajaan ini pernah ada di masa
lalu dan peninggilan sosio-kultural yang hingga saat ini masih dianut oleh
bangsa kita. Peninggalan fisik ini berupa candi, prasasti dan benda-benda lain
seperti keramik dan gerabah yang ada di berbagai daerah di wilayah Asia
Tenggara. Prasasti kerajaan Sriwijaya antara lain:
- Prasasti Kota Kapur di Bangka
- Prasasti Telaga Batu ditemukan pada tahun 1918
- Prasasti Karang Berahi ditemukan pada tahun 1904
- Prasasti Kedukan Bukit ditemukan pada tahun 1920
- Prasasti Talang Tuo ditemukan pada tahun 1920
- Prasasti Boom Baru
Diantara semua prasasti di dalam negeri tersebut,
prasasti Kota Kapur adalah prasasti tertua yang bertahun 682 masehi. Prasasti
ini menceritakan perjalanan Dapunta Hyang dari Minanga dengan perahu berasama
20.000 pasukan dan 200 peti perbekalan serta 1.213 tentara yang berjalan kaki.
Selain di dalam negeri, Sriwijaya juga meninggalkan
jejak di luar negeri. Peninggalan Sriwijaya dapat ditemukan di India berupa
kuil Budha. Kerajaan Sriwijaya memiliki peninggalan selain prasasti yakni
berupa barang keramik dan tembikar. Salah satu contohnya adalah peninggalan di
Jawa Tengah yang masih dapat kita lihat sampai saat ini. Peninggalan ini
terjadi pada saat Sriwijaya memindahkan pusat kekuasaan dari Sumatera ke Jawa.
Pada masa itu kerajaan diperintah dari wangsa Syailendra yang membangun banyak
candi seperti candi Kalasan, candi Sewu dan candi Borobudur.
Dalam hal sosio-kultural, pengaruh kerajaan Sriwijaya
saat ini masih menjadi inspirasi budaya, misalnya lagu dan tarian tradisional
Gending Sriwijaya. Tarian Sevichai di Thailand selatan juga merupakan inspirasi
dari seni budaya Sriwijaya. Yang paling penting dari itu semua adalah
penyebaran bahasa melayu yang merupakan akar dari Bahasa Indonesia. Bahaya
melayu kuno memang digunakan pada zaman kerajaan Sriwijaya yang dibuktikan
dengan prasastinya yang menggunakan bahasa tersebut. Hubungan dagang yang
dilakukan menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa standar. Bahasa melayu pun
menjadi dikenal luas. Itulah kenapa alasan Bahasa Indonesia menggunakan bahasa
Melayu sebagai bahasa Induk.
B. Tajuk
Rencana
Tajuk rencana atau editorial adalah karang yang bersifat
argumentatif yang ditulis oleh redaktur media masa mengenai hal-hal yang
faktual dan aktual ( sedang terjadi atau banyak dibicarakan orang ).
Contoh Tajuk Rencana :
Penyelenggaraan
SEA Games XXVI/2011 di Jakarta dan Palembang berlangsung November 2011. SEA
Games adalah pertaruhan citra bangsa.
Memang
masih 221 hari sebelum pesta olahraga yang rencananya digelar di Palembang, ibu
kota Sumatera Selatan, itu dibuka. Masalah persiapan SEA Games yang mempertandingkan
44 cabang olahraga itu sengaja kita angkat untuk memperoleh perhatian serius
pemerintah.
Kepastian
Indonesia bakal menjadi tuan rumah SEA Games 2011 diputuskan 4 Juni 2007 di
Bangkok, Thailand, setelah Singapura meminta pengunduran diri menjadi tuan rumah
SEA Games dari tahun 2011 ke tahun 2013. Artinya, ada persiapan waktu empat
tahun atau paling tidak dua tahun sejak SEA Games Laos berakhir tahun 2009.
Pemantauan
harian ini paling tidak menunjukkan arena pertandingan berstandar internasional
belum siap, baik di Palembang maupun di Jakarta. Beberapa di antaranya masih
dalam persiapan lelang, proses lelang, maupun sudah melewati proses lelang.
Sesuai dengan laporan kemajuan pembangunan fisik dan rehabilitasi arena SEA
Games XXVI, realisasi dari pembangunan arena berada pada angka rata-rata 30
persen, per 2 Februari 2011. Semua arena ditargetkan selesai Juli 2011.
Koordinasi
antara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Indonesia, pemerintah
provinsi, dan panitia penyelenggara tampaknya menjadi kendala, selain problem
dana. Paling tidak masih dibutuhkan dana tambahan Rp 2,03 triliun yang
diusulkan diambil dari APBN Perubahan 2011. Masalah koordinasi dan dukungan
dana harus menjadi perhatian pemerintah pusat.
Mumpung
masih ada waktu, kita ingatkan pemerintah dan siapa pun pihak terkait untuk
lebih serius mempersiapkan SEA Games 2011. Keinginan pemerintah untuk meraih
dua sukses di SEA Games 2011—sukses dalam penyelenggaraan dan sukses menjadi
juara umum—bukanlah upaya mudah. Itu membutuhkan keterlibatan dan keseriusan
pemerintah mempersiapkannya, termasuk memberikan dukungan dana. Kesuksesan
dalam prestasi adalah buah dari kerja keras, bukan hanya sebuah kebetulan.
Indonesia yang pernah merajai SEA Games prestasinya cenderung merosot.
Indonesia meraih juara umum terakhir tahun 1997 saat Jakarta menjadi tuan
rumah, setelah itu tak pernah lagi menjadi juara umum.
Pesta
olahraga Asia Tenggara adalah pertaruhan citra bangsa. SEA Games adalah wahana
mempertunjukkan kemampuan kita di dunia olahraga di kawasan Asia Tenggara. Kita
menangkap kesan, gema SEA Games yang tinggal enam bulan lagi kurang terasa
karena minimnya sosialisasi dan promosi. Bahkan, banyak juga warga yang belum
mengetahui bahwa pada November 2011, Jakarta dan Palembang akan menjadi tuan rumah
SEA Games.
Kita
hanya berharap hajat olahraga yang menjadi pertaruhan citra bangsa ini mendapat
perhatian lebih serius dari pemerintah kalau memang kita ingin meraih dua
sukses tersebut! Tak ada prestasi tanpa kerja keras!
C. Opini
Opini adalah tulisan berisi pendapat, pikiran atau pendirian
seseorang tentang sesuatu.
Contoh Opini :
Karena BBM, Harga Sembako di Palembang Bisa Naik 20%
Kepala Bidang
Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM
Palembang, Yustianus memperkirakan akan terjadi penyesuaian harga sembako 20%
lebih mahal di ibukota provinsi Sumatera Selatan ini, pasca diumumkannya
kenaikan harga BBM pekan lalu.
Kenaikan ini merupakan imbas dari meningkatnya biaya produksi dan transportasi
dari petani dan pelaku industri. Meski diprediksi naik, ia memastikan
persediaan sembilan bahan pokok cukup untuk dua bulan ke depan.
Saat terjadi lonjakan harga sembako, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi
dan UMKM bersama Bulog siap menyelenggarakan operasi pasar. Berdasarkan data
yang ia teriam, beberapa harga sembako telah meninggi, contoh telur kini
dihargai pedagang Rp 18.000 per kg, dan daging ayam mencapai Rp 33.000 per kg.
Sedangkan harga beras dan gula terpantau relatif stabil. Menurutnya, penyebab
utama kenaikan adalah meningkatnya kebutuhan. Terlebih menjelang Bulan Ramadhan
atau puasa.
Kebijakan kenaikan harga BBM dan diiringi dengan pemberian dana kompensasi
memang tidak lepas dari kritik. Menurut Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas
Nusa Cendana, Fred Benu, pemilihan waktu kenaikan harga BBM sungguh tidak tepat
dimana sebagian lembaga pemeringkat utang telah menurunkan peringkat Indonesia.
Imbas turunannya adalah banyak sebagian investor yang menarik dananya.
"Saya pernah menyampaikan usulan ini dalam dialog di televisi nasional,
tetapi sayangnya pemerintah enggan melakukan. Momentum sekarang tidak
tepat," paparnya. (Op-WEP/Antara)
D. Feature
/ Ficer
Feature / Ficer ialah sejenis artikel eksposisi yang memberikan
tekanan aspek tertentu yang dianggap menarik atau perlu ditonjolkan dari suatu
objek atau pristiwa yang memiliki daya tarik secara emosional, pribadi, atau
bersifat humor.
Contoh Feature :
YONO, SANG PETARUNG JALANAN
Di siang yang terik itu, di mana semua orang berlomba-lomba mencari
kerindangan. Datang seorang pria paruh baya, dengan jalan terseok-seok,
menodongkan kaleng lusuh dengan harap sekoin uang receh memenuhi kalengnya.
Dipakainya sepatu putih yang sudah berubah warna, dan tongkat usang yang
menjadi teman setia dalam perjalanannya. Pria yang ternyata berumur 45 tahun
itu mulai bekerja ketika semburat merah sang mentari masih malu-malu
menampakkan wajahnya. Dia berjalan, selangkah demi selangkah, menyusuri jalanan
yang banjir akan polusi. Demi mempertahankan kehidupan di esok hari.
Yono, dia adalah seorang ayah yang memiliki dua orang putri kembar dan seorang istri yang bekerja pada sebuah pabrik ternama.
Namun, itu dulu. Dulu sebelum peristiwa tak diinginkan itu terjadi. Ketika ia
masih bekerja sebagai sopir truk sayuran.
Bagai orang yang memakan nangka tapi tak mau kena pulutnya.
Pria itu ditinggal pergi anak dan istrinya seketika itu. Ia di tinggal istri dan anaknya karena sakit stroke yang di deritanya tak
kunjung-kunjung sembuh.
Menurut Yono Peristiwa itu terjadi di suatu pagi yang cerah, seusai melakukan pekerjaan, dia membeli sarapan di
warung makan di ujung terminal. Baru dua suap makanan yang ia nikmati,
tiba-tiba saja dia pingsan tanpa ada sebab yang jelas. Waktu itu, orang-orang
di sekelilingnya mengira kalau dia keracunan makanan. Akan tetapi ketika dia
sadar, tiba-tiba sekujur tubuhnya kaku, dia tidak mengetahui bahwa stroke telah
menyerangnya.
Matahari terus berputar. Dari detik, menit, jam, hingga hari tidak terasa sudah jauh terlampaui.
Di hamparan depan masjid menara Kudus. Dengan suara agak parau dan air mata
yang sudah menyesak di dada. Pria itu terus saja berkelana dengan tongkat dan botol aqua yang sering dibawanya untuk mengemis.
Tiga tahun sudah pak Yono bekerja sebagai pengemis. Berjalan dari pasar ke
pasar yang satu hingga sampai ke menara Kudus ini, dengan kaki sebelah yang
sudah tidak berfungsi lagi, dia tetap mengemis dengan
alasan untuk bertahan hidup.
“Hidup mati, saya akan tetap jalani
mbak.” Kata-kata pasrah yang begitu saja terlontar dari mulut pak Yono yang
terlihat sangat tegar. Seakan dia masih mempunyai hari esok yang cerah, dan
segepok uang untuk berobat. Apalagi berobat, makan saja harus berjalan
berkilo-kilo meter untuk dapat uang cukup.
Pernah suatu kali, ada pihak pemerintah yang datang memberi bantuan, tapi
itu saja tidak cukup untuk berobat. Dan penyesalan datang
di kemudian hari. Bahkan saudara yang tinggal jauh di kota Palembang, tidak tahu tentang keadaannya sekarang ini yang sedang
stroke.
Ketika suara adzan berkumandang di telinga, dengan badan yang sudah agak rapuh dan topi merah yang
menaungi kepalanya dia tetap berdiri sembari berjalan bergontai-gontai dengan satu kakinya yang masih bisa berjalan untuk melanjutkan
perjalanannya demi menyambung hidup.
E. Biografi
Biografi adalah kisah atau riwayat kehidupan seorang tokoh yang
ditulis oleh orang lain.
Contoh Biografi :
Biografi
Sultan Mahmud Badaruddin II
Raden Hasan
lahir di Palembang pada tahun 1767. Panglima perang yang disegani itu
dinobatkan sebagai Sultan Kerajaan Palembang pada tahun 1803 untuk menggantikan
ayahnya, Sultan Mahmud Badaruddin. Ia kemudian dikenal sebagai Sultan Mahmud
Badaruddin II. Di masa mudanya, ia tekun mempelajari ilmu pengetahuan dan
bahasa sehingga di samping menguasai bahasa ibu, ia dapat berbahasa Arab dan
Portugis serta hafal isi Kitab Suci Al-Quran.
Ketika menjadi pemimpin Kesultanan Palembang, kebijakan luar negerinya diwarnai
oleh semangat anti campur tangan terhadap urusan pemerintahan kerajaan.
Kebijakan itu juga dibarengi dengan usaha memperkuat pasukan bagi pertahanan
kerajaannya.
Sejak itu, ia berusaha membebaskan Palembang dari pengaruh kekuasaan Belanda.
Untuk itu, ia menjalin kerja sama dengan penguasa Inggris di Penang, Malaysia,
dimana ia kemudian memperoleh banyak senjata.
Perang dengan Belanda akhirnya tak dapat dihindarkan. Sementara itu, Belanda
juga mengalami kekalahan pada saat melawan Perancis di bawah komando Kaisar
Napoleon Bonaparte. Raja Belanda Willem V mengungsi ke London dan menyerahkan
wilayah Hindia Belanda kepada Inggris.
Untuk mempertahankan wilayah Hindia Belanda, pemerintah Perancis mengirim
Herman Wilhelm Daendels yang kemudian memerintah Hindia Belanda sebagai
Gubernur Jenderal dari tahun 1808-1811, yang tunduk kepada penguasa Perancis.
Selanjutnya, Yansens yang menggantikan Daendels pada tahun 1811 tidak mampu
berbuat banyak menghadapi serangan Inggris. Yansens kemudian menyerah tanpa
syarat kepada Inggris pada tahun 1811 di Tuntang (dekat Ambarawa, Jawa Tengah).
Dalam pertempuran di Sungai Aur tanggal 14 September 1811, pasukan Belanda
dapat dihancurkan Sultan Mahmud Badaruddin II. Dengan demikian, Palembang dapat
dibebaskannya dari kekuasaan Belanda. Namun pada bulan September itu juga,
Inggris merebut Indonesia dari Belanda. Sultan Badaruddin II tidak mau mengakui
kekuasaan Inggris atas Palembang. Inggris memaksakan kehendaknya dengan
kekuatan militer. Letnan Gubernur Jenderal Thomas Stanford Raffles yang merasa
memiliki wewenang atas Hindia Belanda mengutus tiga orang opsirnya ke
Palembang. Tujuan pengiriman itu adalah untuk mengambil alih kongsi dagang
Belanda di wilayah itu. Tetapi, utusan itu ditolak oleh Sultan Badaruddin II.
Tentu saja, hal itu menyebabkan Raffles yang memerintah Hindia Belanda antara
tahun 1811-1816 menjadi marah. Pada 20 Maret 1812, ia mengirimkan ekspedisi
pasukan di bawah Jenderal Robert Rollo Gillispie. Kedatangan pasukan Inggris
itu disambut dengan perlawanan sengit oleh pasukan kerajaan. Karena
persenjataan musuh lebih besar maka Sultan Badaruddin II yang ketika itu
menyingkir ke Muara Rawas, menggunakan taktik gerilya. Wakil Panglima Besar
(1962-1965) Ketua MPRS (1966-1972)
perang gerilya itu banyak merugikan kedudukan Inggris sehingga harus mengakui
keberadaan Kesultanan Palembang.
Sesuai dengan Konvensi London tahun 1814, kekuasaan Belanda di Indonesia
dipulihkan. Pada bulan Juni 1818, Palembang dikembalikan Inggris kepada
Belanda. Badaruddin II diangkat kembali menjadi sultan. Akan tetapi, di daerah
pedalaman, rakyat bergolak menentang kembalinya kekuasaan Belanda. Belanda
menuduh Sultan Badaruddin II berdiri di belakang pergolakan itu.
Untuk mengatur keadaan Indonesia, pemerintah Belanda mengangkat tiga komisaris
Jenderal yaitu van der Capellen, Buyskes, dan Elout. Kemudian van der Capellen
diangkat menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Batavia. Untuk itu,
pasukan Belanda mengadakan serangkaian tindakan militer namun mendapatkan
perlawanan sengit dari Sultan Badaruddin II. Untuk mematahkan perlawanan Sultan
Palembang itu, tentara kolonial mendatangkan dua kapal perang yaitu Eendracht
dan Ayax. Kapal-kapal itu berlabuh dekat Keraton Besak, tempat sultan bertahta.
Perang besar pun terjadi selama tiga hari tiga malam. Belanda kemudian
mengerahkan kapal perang lain yang dikepalai oleh Jenderal Schubert dan
Laksamana Wolterbeek. Ekspedisi perang pun mengalami kekalahan sehingga dikirimkan
kembali suatu ekspedisi di bawah Jendral Baron de Kock. Pada bulan Juni 1819,
pasukan Belanda berusaha merebut keraton, tetapi gagal. Sultan Badaruddin II
diajak berunding, tetapi ia menolak. Perlawanan Sultan Badaruddin II bersama
pasukannya tidak dapat dikalahkan sehingga pasukan Belanda harus mundur.
Pada tahun 1821, Belanda mendatangkan pasukan yang lebih besar di bawah
pimpinan Mayor Jenderal Marcus de Kock. Pertempuran pun pecah kembali. Belanda
berhasil menduduki Benteng Kembar dan Plaju. Dengan demikian, jalan menuju
Palembang terbuka. Jenderal De Kock mengultimatum Sultan Badaruddin supaya
menyerah, tetapi tidak diindahkan Sultan. Belanda pun melancarkan serangan
besar-besaran.
Karena dengan jalan perang, Belanda tidak dapat mengalahkan Sultan maka
diadakan siasat khusus. Pada suatu hari Sultan Badaruddin II diberi tahu bahwa
Susuhunan Husin Dhiaudin dan Prabu Anom mengundang Sultan untuk berunding di
atas sebuah kapal Belanda. Sultan Badaruddin II pun tanpa menaruh curiga datang
ke tempat perundingan dimaksud. Seketika itu, ia ditangkap karena perundingan
itu hanya merupakan perangkap Belanda. Pada 1 Juli 1821, keraton Palembang
diduduki Belanda.
Mula-mula Sultan yang gagah berani itu dibawa ke Batavia kemudian diasingkan ke
Ternate. Dengan tertangkapnya Sultan Badaruddin II maka padam juga perlawanan
kerajaan Palembang yang diganti dengan penguasa-penguasa yang tunduk kepada
pemerintah Belanda. Masa pengasingan itu dijalaninya dengan tabah. Sultan
Badaruddin II hidup dalam pengasingan selama 31 tahun sampai saat meninggalnya
pada 26 November 1852.
Atas jasa-jasanya kepada negara, Sultan Mahmud Badaruddin II dianugerahi gelar
Lihat Daftar Pahlawan Nasional pahlawan Nasional berdasarkan SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI No. 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973.
F. Tips
Tips ialah karangan yang berisi uraian tentang tata cara atau
langkah-langkah oprasional dalam melakukan atau membuat sesuatu.
Contoh Tips :
Tips dan Resep Pempek Dos Tanpa Ikan tetap enak, empuk lembut. Empek empek tanpa ikan mana
enak?,jangan salah kalau anda tahu cara membuat nya tetap enak dan gurih kok .nah
disini ada cara yang sudah teruji bahwa si makanan khas palembang ini tetap
bisa dibuat tanpa bahan ikan. Yuk kita lihat cara membuatnya Pempek Dos
:
Bahan Pempek :
- 1 kg tepung sagu
- 1/4 kg tepung terigu
- 2 butir telur
- 1 liter air air putih bersih
- garam secukupnya
- penyedap kalau mau pakai
Cara Membuat
Pempek Dos Tanpa Ikan :
- - Pertama campur air dengan tepung terigu lalu masak sampai menjadi bubur kemudian dinginkan
- - Setelah cukup dingin, campurkan 2 buah butir telur yg telah dikocok, lalu masukan tepung sagu, aduk aduk hingga merata, beri garam juga penyedap rasa.
- - Setelah adonan selesai bentuk sesuai selera anda, bisa juga diisi dengan telur atau saja.
- - Panaskan air putih sampai mendidih beri minyak goreng lalu rebus pempek yang sudah dibentuk tadi hingga mengambang (matang)
- - Selesai dan tiriskan.
Bahan Cuko
pempek :
- 500 ml air air
- 200 gram gula merah
- 3 buah bawang putih
- 3 buah cabe merah
- garam dan kecap,cuka secukupnya
Cara Membuat
Cuko :
- - Pertama haluskan bawang putih dan cabe merah
- - Masak air hingga matang lalu masukan tumbukan bawang putih, cabe merah dan gula merah hingga matang lalu beri garam dan kecap jangan lupa juga cuka secukupnya, cuko sudah kelar dan pempek siap disantap.
Mantap kan
apalagi ditambah ketimun seperti biasa, walaupun tanpa ikan tetap saja makanan
ini enak rasanya, silahkan coba dirumah Resep Pempek Dos Tanpa Ikan Enak
ini, semoga bermanfaat.
Keterangan :
Waktu Memasak: 2 Jam dan Menghasilkan: 5 porsi ,
Waktu Memasak: 2 Jam dan Menghasilkan: 5 porsi ,
Mengandung :
335 Kalori
G.
Reportase
Reportase ialah karangan yang berupa hasil laporan dari liputan
suatu pristiwa atu kejadian yan g sedasng berlangsung atau belum untuk
keperluan berita di media masa.
Contoh Reportase :
Puluhan Siswa SMK di Palembang Kesurupan, Teriak-
Teriak soal “ Tisu dan WC”
Palembang – SMK 1 Palembang mendadak riuh. Sedikitnya 20 siswa
kesurupan. Beberapa siswa berteriak soal tisu dan WC. Tak jelas apa maksudnya. Peristiwa itu berawal dari ruang OSIS. Saat itu, sekitar pukul
10.00 WIB, Rabu ( 18/9/2013 , sejumlah siswa rapat. Tiba-tiba, salah satu siswi
berteriak histeris, “ kembalikan tisu yang diambil dari WC”. Teman-temannya
kaget. Tak berapa lama, mereka ikut berteriak histeris.
Mata para siswa melotot. Teriakan-teriakan soal tisu tak saling
bersahutan. Sekolah yang terletak di jalan Jendral Sudirman, belakang pasar
Cinde Palembang Sumatra Selatan. Sebagian siswi berlari dan melakukan gerakan aneh. Bahkan diantara
mereka ada yang berbicara dengan nada tidak jelas. Seisi sekolah sontak gaduh,
jam pelajaran terganggu.
Pihak sekolah menghentikan aktifitas belajar mengajar dan
memulangkan seluruh murid lebih awal. Sebagian guru menolong murid yang
mengalami kerasukan dengan berinisiatif memanggil orang pintar untuk
menyembuhkan siswi yang kesurupan.
Kepala sekolah, SMK Negeri 1 Palembang Zulkarnain, mengatakan,
kejadian seperti ini tidak pernah terjadi. Baru kali ini 20 siswa mengalami
kerasukan. Rencananya akan dilakukan rukiyah oleh ‘oraang pintar’ dan mencari
tahu keberadaan tisu yang dimaksud.
“ kita tidak tahu benar atau tidaknya (soal tisu dan WC ). Yang
penting kita berusaha dan berdoa. WC yang dimaksud akan dilakukan perbaikan
lebih layak agar tidak teradi terulang untuk kedua kalinnya,“ katanya.
H.
Jurnalisme Baru ( New Jurnalism )
Jurlanisme ialah semacam berita yang dituliskan kedalam bntuk
Novel atau cerita pendek .
Contoh
Jurnalisme :
MERENUNGKAN JASA SOEHARTO
Harus diakui bahwa meninggalnya mantan Presiden Soeharto membuat kita
mencoba merefleksikan ulang, bahwa negeri ini pernah berada pada titik puncak
keberhasilan pembangunan. Jujur kita katakan bahwa di jamannya memerintah,
bangsa kita pernah menikmati betapa mudahnya hidup kala itu. Bagi sebagian
masyarakat, di jaman Soeharto, kehidupan memang tidak sesulit sekarang. Kini,
harga-harga mahal, bahkan kebutuhan pokok amat mahal. Pada periode 1980-1993,
pemerintah memang memiliki kemampuan untuk mengendalikan pertumbuhan ekonomi
melalui pertumbuhan sekitar 8 persen setahun dengan nilai tukar terhadap dollar
Amerika sekitar Rp 2.500-3.500 per dollarnya. Akibatnya, memang secara jelas,
masyarakat bisa membeli segala sesuatu dengan murah. Inflasi yang gila-gilaan
di akhir periode Orde Lama, berhasil dikendalikan. Dengan menerapkan
pertumbuhan ekonomi melalui hadirnya berbagai unit usaha bagi masyarakat kecil,
sebagian besar masyarakat di pedesaan memang menikmati hasilnya. Yang tidak
kalah penting adalah bagaimana Soeharto bisa mengubah wajah Indonesia. Pada
tahun 1984, Indonesia berhasil mengubah diri dari negara terbesar dalam
mengimpor beras, akhirnya menjadi negara berswasembada pangan. Lebih dari 3
juta ton padi dihasilkan setiap tahunnya. Bandingkan dengan sekarang yang
justru defisit lebih dari 1 juta ton setiap tahun. Meski bukan lulusan sekolah
ekonomi, mantan Presiden itu dikenal lihai memotivasi para petani dan nelayan.
Mereka dikunjungi dan diberikan motivasi untuk bisa memajukan pekerjaannya,
sehingga menjadi petani adalah kebanggaan. Bahkan beliau dikenal suka
memperkenalkan diri sebagai ”anak petani”, untuk meningkatkan gairah dan harga
diri para petani. Bukan hanya dalam bidang pertanian, salah satu sukses besar
Orde Baru adalah dalam bidang kesehatan dan KB. Karena adanya kesadaran bahwa
daya pembangunan akan terserap oleh jumlah penduduk, maka mantan Presiden
Soeharto membangun dan menggalakkan program KB. Ia mencanangkan berbagai upaya
mengendalikan pertumbuhan penduduk melalui berbagai upaya yang pada gilirannya
berhasil mengerem laju pertumbuhan penduduk kita. Di bidang kesehatan, upaya
meningkatkan kualitas bayi dan masa depan generasi ini dilakukan melalui
program kesehatan di posyandu, sebuah upaya yang mengintegrasikan antara
program pemerintah dengan kemandirian masyarakat. Di jamannya, program ini
memang sangat populer dan berhasil. Banyak ibu berhasil dan peduli atas
kebutuhan balita mereka di saat paling penting dalam periode pertumbuhannya.
Yang tidak kalah penting adalah, karena Indonesia memiliki prospek yang sangat
baik, terutama dalam menjaga kawasan baik di Asia Tenggara dan Asia, serta masa
depan Indonesia yang dianggap sebagai macan Asia, Soeharto dan bangsa Indonesia
memiliki kebanggaan tersendiri. Negara lain yang kini terang-terangan berani
”mengganggu” keberadaan kita seperti Malaysia dan Singapura, dulu tidak pernah
menganggap Indonesia serendah sekarang. Jujur kita sampaikan bahwa dulu, kita
sangat bangga karena kita punya banyak kiprah dalam memajukan wilayah ini.
Semuanya hanya sekelumit kisah supaya kita memandang jasa mantan Presiden
Soeharto dalam konteks yang berimbang, meski kita tahu ada masa dimana beliau
digunakan sebagai alat oleh orang-orang yang ingin memperkaya diri dan
menguntungkan kelompok tertentu. Itu adalah sebuah fakta yang tidak
terbantahkan. Pertanyaan berikutnya kepada para pemimpin sekarang adalah,
sanggupkah mereka mengembalikan kebanggaan dan kejayaan yang pernah sangat
menggetarkan hati itu? Ini adalah tantangan bagi mereka.
Dalam hal ini, jurnalis memiliki tujuan mendamaikan
seluruh warga Indonesia dengan mantan Presiden Indonesia yang pernah memiliki
masa lalu yang kejam. Lewat info ini, yang ditekankan bukanlah
kejahatan-kejahatan Soeharto, bukan masalah korupsinya, namun jasa-jasanya,
kebaikan-kebaikan Beliau bagi Indonesia. Tujuan berita ini tentu agar tidak ada
lagi dendam yang tertinggal antara masyarakat Indonesia dengan Soeharto.
I. Iklan
Iklan ialah informasi yang disajikan lewat media masa, buletin
atau surat edaran yang bertujuan untuk memberitahukan atau mempromosikan suatu
barang atau jasa kepada khalayak untuk kepentingan bisnis, pengumuman, atau
pelayanan publik.
J. Pidato
/ Khotbah
Pidato ialah aktifitas mengungkapkan pikiran, ide, gagasan secara
lisan dalam bentuk rangkaian kata –kata atau kalimat kepada orang banyak dengan
tujuan tertentu.
Contoh Pidato :
Minggu, 09 Oktober 2011
Yang Terhormat, Dewan Juri, hadirin, dan rekan-rekan peserta lomba yang saya sayangi.
Marilah kita Ucapkan Puji Syukur kehadirat Allah SWT, karena atas
berkat rahmat dan Hidayahnya kita dapat berkumpul dalam acara kompetisi
persahabatan ini dengan sehat walafiat.Shalawat beserta salam tak
henti-hentinya pula kita curahkan kepada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW
serta pengikutnya hingga akhir Zaman.
Dalam Kesempatan yang berharga ini, perkenankan bagi saya untuk menyampaikan
pidato yang bertemakan Dengan semangat hari AIDS sedunia kita ciptakan generasi
muda yang sehat dan Cerdas.
Hadirin yang saya hormati,
Generasi muda adalah generasi yang siap mengacu pada tongkat estafet
pembangunan bangsa ini.Untuk itu, banyak sekali persiapan dan pembekalan yang
harus dimiliki oleh generasi muda itu sendiri, agar mampu menciptakan generasi
andalan yang siap aktif dalam dunia kompetensi global.Tentunya hal ini perlu
menjadi tanggung jawab semua kalangan baik itu kalangan masyarakat, keluarga,
pemerintah dan lain sebagainya. Peranan pendidikan pun menjadi faktor eksternal
dalam pembentuk keutuhan kepribadian generasi muda itu sendiri. Pendidikan yang
tidak utuh dapat menjadi cambuk bagi Negara ini sendiri dan sebaliknya.
Apabila kita mengamati pada sektor dunia remaja,
tentunya remaja merupakan satuan kelompok manusia yang berada pada skala usia
14-17 tahun. Pada skala ini, biasanya merupakan transisi metamorfosis untuk
mencari jati diri. Remaja pada dasarnya, terbentuk dalam tingkat emosi yang
bisa dikatakan fluktuatif yang maksudnya mempunyai kecenderungan grafik naik
turun yang tidak stabil dan selalu berubah-ubah. Hal ini tentunya menjadi sebuah
acuan dasar untuk diperhatikan. Lingkungan yang kurang baik, tentunya juga akan
menentukan efek yang kurang baik pula dalam perkembangan kejiwaan remaja itu
sendiri yang kemudian akan menjadi suatu kesatuan sikap dan sifat yang utuh
serta dikhawatirkan akan menjrumuskan siremaja itu sendiri.
Menyorot ke dalam berbagai media.Banyak sekali
perkembangan media yang kurang sesuai untuk dikonsumsi.Hal ini merupakan
masalah krusial yang sepertinya jarang sekali diperhatikan orang tua, dan
berbagai macam pihak lainnya.Kita ambil contoh, misalnya : adegan percintaan,
kekerasan, kebebasan dan lain sebagainya yang sering sekali tayang pada jam-jam
padat dikonsumsi masyarakat, selain itu mudahnya mengakses arus informasi
melalui internet, dan sejenis transaksi kejahatan lainnya. Ini merupakan contoh
kecil dari kelemahan perkembangan media dalam memperoleh arus pendidikan. Nah
apabila kita kembalikan kepada kodrat remaja kita yang pada dasarnya mempunyai
sikap meniru dari apa yang ia konsumsi.Akan jadi apakah bangsa ini kelak?
Hadirin yang saya hormati,
Membentuk kepribadian bangsa yang baik tidaklah semudah membalikan telapak
tangan.Jika kita kembali kepada sejarah awal kemerdekaan, ketika pemerintah
didesak golongan mahasiswa yang saat itu meminta untuk meningkatkan taraf hidup
dan memperbaiki kondisi Negara. Ir. Soekarno yang saat itu selaku Presiden RI
mengatakan “ Saya akan siap mundur dari jabatan saya dan saya siap digantikan
apabila diantara saudara-saudara ada yang dapat dan mampu melakukan perbaikan
dan peningkatan itu secepat saudara membalikan telapak tangan saudara! “. Dari
penggalan kisah ini, kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa keberhasilan
melakukan dan membentuk kepribadian haruslah ditunjang dari semua aspek secara
perlahan dan berkesinambungan.
Kembali kepermasalahan inti, Kemarin tepatnya 1
Desember merupakan hari AIDS sedunia. Tentunya dengan peringatan ini, kita
tidak hanya tahu sekilas seputaran AIDS tapi juga bagaimana cara kita
menghindari yang namanya penyakit yang mematikan ini.
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan
kumpulan gejala penyakit yang diakibatkan oleh hilangnya system kekebalan tubuh
manusia, dengan kata lain AIDS bukanlah satu penyakit tunggal. AIDS itu sendiri
disebabkan oleh Virus HIV (Human Immuno Deficiency Virus) yang merupakan Virus
yang merusak system kekebalan tubuh manusia. Virus sejenis ini mulai menyerang
dan merusak sel-sel darah putih yang saat itu berfungsi sebagai fagosit/perisai
tubuh.
Tentunya dengan rusaknya sel darah putih ini sendiri
tentunya dengan mudah penyakit-penyakit masuk dan berkembang biak didalam tubuh
itu sendiri.Apabila Hal ini terjadi tentunya manusia Dengan AIDS (ODA) akan
mengalami kelumpuhan fisik dan psikis. Mengapa juga disebut lumpuh psikis?
Karena ketika seseorang itu divonis HIV+ tentunya ia akan secara perlahan
kehilangan kepercayaan diri baik itu kepercayaan diri untuk bersosialisasi,
berinteraksi, dan kepercayaan diri lainnya.
Berbicara seputar bagaimana seseorang itu dapat
terjangkit AIDS, tentunya hal ini akan timbul pertanyaan dalam benak kita
semua? Media penularan HIV dibagi menjadi 3. yaitu melalui cairan sperma,
cairan darah, dan cairan vagina. Komponen ini akan berpotensial terjadi apabila
kita melakukan rutinitas yang dapat menstransformasi hubungan dengan seseorang
/ media yang teridap HIV itu sendiri. Seperti halnya hubungan intim diluar
nikah dengan seseorang yang terkena HIV, Penggunaan jarum suntik yang tidak
steril, Transfusi darah, serta ibu hamilpun juga berpotensial menularkan
penyakit itu kepada bayinya.
Di Indonesia khususnya AIDS itu sendiri menjadi
fenomena yang memprihatinkan. Hal ini sering disebut dengan fenomena gunung es.
Mengapa gunung es? Karena jumlah penderita yang telah diketahui hanya bagian
kecilnya saja layaknya gunung es hanya bagian diatas rata-rata air saja yang
dapat dilihat.Melainkan bagian yang besar / bagian yang berada dibawah
rata-rata air laut tidak dapat terlihat sama sekali melalui kasat mata.Data
statistik dari Subdit PMS & AIDS Ditjen PPM & Peneliti Lapangan DepKes
RI yang dihimpun pada tahun 2006 kemarin jumlah AIDS yang berhasil tercatat
sebesar 11.604 jiwa dan hipotesis kemungkinan yang belum dapat tercatat
berkisar 90.000 sampai dengan 130.000 jiwa.tentunya hal ini dapat menjadi
ancaman bagi kita semua.
Disisi lain di Palembang khususnya, Pada bulan Oktober
2006 tercatat Jumlah Penderita AIDS berjumlah 29 orang yang naik secara pesat
dari 2 tahun sebelumnya yang pada saat tahun 2004 hanya berjumlah 7
orang.Statistik penderita AIDS tertinggi berdasarkan Golongan Umurnya pada
tahun 1994- 2006 adalah ODA dengan kisaran usia 25-29 tahun dengan perbandingan
persentase Laki-laki 89% dan perempuan 11%.Dari data diatas tentunya kita dapat
prihatin karena tak sedikit pula remaja usia 15-19tahun juga teridap kasus AIDS
itu sendiri.
Fase AIDS pun tidak langsung begitu saja. Butuh waktu
yang cukup lama untuk memastikan seseorang itu terkena AIDS.Pada fase awal
antara 3-6 bulan disebut sebagai fase jendela dimana dalam fase ini HIV baru
masuk dalam tubuh seseorang, kemudian pada usia 3-10tahun dari HIV masuk
kedalam tubuh fase ini disebut dengan HIV+ selama fase ini berlangsung tidak
ada sama sekali tanda-tanda khusus bagi penderitanya malahan sipenderita tampak
sehat dan dapat beraktifitasan seperti layaknya seseorang yang sehat.Bahkan ada
seseorang atlet olympiade yang saat itu mencapai prestasi juara dunia ketika ia
berada pada fase ini, Setelah 1-2 tahun dari fase HIV+ disinilah klimaks dari
segalanya seseorang itu akan dinyatakan sebagai ODA (Orang Dengan penderita
Aids) pada Stadium fase AIDS Dengan gejalautama demam panjang(>3bulan),
diare kronis (>1bulan dan terus menerus) dan, berat badan menurun (> 10%
dalam 3bulan) selain gejala utama itu ODA mempunyai gejala minor yaitu Batuk
kronis (>1bulan), infeksi mulut dan tenggorokan karena virus candida
albicans, pembengkakan menetap kelenjar getah bening, diikuti munculnya Sejenis
jamur kulit herpes Zoozter berulang, serta bercak-bercak gatal diseluruh tubuh.
Fase ini ODA sudah mengalami lumpuh total
aktivitas.dan biasanya dunia medis hanya dapat mengusahakan hari-hari tambahan
bagi ODA itu sendiri.Karena kecil harapan untuk sembuh bahkan tidak sama sekali
ODA mempunyai harapan untuk sembuh.Tetapi hal ini juga harus perlu ditunjang
dengan perhatian dan semangat dari orang-orang terdekat, serta jangan sampai
ODA dikucilkan.Karena pada dasarnya kesepian dan deskriminasi dari pihak luar
dapat mempengaruhi percepatan laju kematian si ODA tersebut.
Hadirin yang saya muliakan,
Sekali lagi, sungguh susah sekali kita memprediksikan apakah kita telah
terinfeksi Hiv dan AIDS atau tidak. Bahkan banyak sekali penderita yang telah
sakit-sakitan terserang HIV justru diagnosa yang didapat dari kedokteran
menunjukan si penderita terkena tipus, atau penyakit lain.Hal ini dikarenakan
terbatasnya metode penditeksian HIV.Di Indonesia khususnya, hanya ada beberapa
metode untuk menguji seseorang itu terserang HIV atau tidak. Diantaranya adalah
tes water bload dengan menggunakan metode ELISA yang hanya ada disalah satu
Rumah Sakit di Jakarta, serta metode layanan Konseling VCT yang sekarang juga
telah masuk kerumah sakit-rumah sakit dibeberapa kota termasuk di Palembang ini
sendiri.
AIDS bukanlah penyakit yang dapat dispelekan.Sampai
sekarang Badan kesehatan dunia belum dapat menemukan/ menciptakan obat untuk
menyembuhkan AIDS itu sendiri.tapi dengan beberapa uraian tadi kita selaku
remaja generasi muda yang diharapkan mempunyai konstribusi yang tinggi dalam
penciptaan generasi yang sehat haruslah mempunyai rambu-rambu batasan untuk
mencegah agar HIV tidak menjangkit dalam hidup kita.Denga cara apa? Tentunya
dengan cara hidup sehat dengan tidak berganti-ganti pasangan sek diluar nikah
tanpa alat kontrasepsi seperti kondom dan sebagainya, tidak menggunakan jarum
suntik serta menjauhi obat-obat terlarang, tidak menerima / melakukan transfusi
darah sembarangan. Insya Allah dengan cara-cara tadi ditambah dengan
memperhatikan rambu-rambu agama kita akan terhindar dari HIV dan AIDS itu
sendiri.
Kesimpulan dari pidato saya ini adalah tak lain halnya
marilah kita selamatkan masa depan bangsa, keluarga dan diri kita sendiri
dengan menjadikan kita sebagai insan yang berakhlak.Selamat Hari AIDS
sedunia.Semoga Dunia terutama Indonesia dapat menjadi rumah yang sehat tanpa
AIDS.
Demikian pidato dari saya. Terimakasih atas perhatiannya dan mohon maaf jika
ada perkataan saya yang kurang baik dan kesalahan saya selama berpidato baik
secara disengaja atau tidak disengaja.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
http://fuuchaan.blogspot.com/
Ini tugas Bahasa Indonesia Semester 1 saya kemarin, semoga bermanfaat bagi kalian ^o^
Terima kasih sudah berkunjung dan silakan copas jangan lupa berikan sumbernya juga ya :D


arigatou neechan
BalasHapusdoitashimashita :D
Hapusarigatou gozaimasu...:)
BalasHapusdoitashimashita :D
Hapus