Posted by : Fuja Permata Sari Sabtu, 09 November 2013

Illustration by Artist Pixiv【みなわけ@がんばる


Cerpen ini sebenarnya tugas sekolah Bahasa Indonesia. Disuruh buat cerpen karangan sendiri sama guru dan jadilah ini wkwkkwk. kata temen-temen sih bagus maka nya aku post disini XD

Happy Reading !!


Sweet Moment Of My Birthday

By : Fuu Chan

"kkkriiiingggg"
"piip" aku menekan tombol Off pada jam weker yang membangunkan ku dari tidur nyenyakku.
"urgh!" aku ketiduran sampai pagi padalah buku-bukuku masih berantakan setelah semalam belajar sampai larut malam. Aku mengela nafas, dengan lemas aku mengangkat tubuhku untuk bangkit.
"mimpi itu lagi" ucapku sendiri.
Aku berjalan kearah kalender di sudut kamar. Saat aku lihat tanggal hari ini ternyata hari ini adalah hari ulang tahunku.
“ ahh.. apa yang akan terjadi hari ini ya ? “ aku menundukan kepala dan berpikir sejenak
"come on Fuja! saatnya kamu bersiap ke sekolah !" aku menyemangati diri sendiri.
akupun mempersiapkan diri untuk pergi kesekolah seperti biasa.

~ ( `3` ) ~

Aku berjalan kaki kehalte, Aku berangkat menggunakan Bus sebagai transportasi ke sekolahku. Cuaca hari ini sangat cerah, sinar matahari pagi sangat hangat dan udara pagi masih sejuk. Setelah naik Bus beberapa menit dan sampai ditujuanku, aku masih harus berjalan 25 meter dan sampailah di sekolahku.
aku terhenti di depan gerbang sekolah. Suasana yang begitu tentram dapat aku  rasakan pagi ini. Tanpa ragu-ragu aku masuk ke dalam sekolah dan menuju ruangan kelas. Saat aku masuk teman-teman ku memandangku dengan senyum yang membingkai diwajah mereka.
“ Fuja, Happy Brithday ya” Ucap salah seorang teman ku Nia sambil mengulurkan salah satu tangan nya.

“ Wah ternyata kau mengingat hari Ulang tahun ku , Terima kasih ya Nia “ aku tersenyum manis pada nia dan menyambut uluran tangan nya.
“ Tentu, kita kan teman “ Nia mengedipkan satu matanya dengan senyum. Teman-teman ku yang lainpun ikut mengucapkan Selamat Ulang Tahun padaku.
“Teeetttttttttttt”  Suara bel masuk berbunyi, kami semua pun melanjutkan pelajaran seperti biasa.

~ ( `3` ) ~

Saat jam istirahat aku pergi ke kelas sahabatku Indah. Aku masuk kelas disebelah kelas ku mencari gadis manis dengan rambut hitam lurus sepinggang. Mataku mengintari setiap sudut kelas tapi orang yang aku cari tidak terlihat juga. Akupun memutuskan pergi ke kelas Anggi dan putri, aku harap mereka ada disana. Tapi aku juga tidak menemukan mereka.
“ ahh.. kemana mereka ? apa mereka lupa dengan hari ulang tahun ku ? dari tadi  pagi aku tidak melihat mereka “ ucapku sedih sambil menundukan kepala.
'kruuyuuk' tiba-tiba saja perutku berbunyi, aku baru ingat tadi pagi aku lupa sarapan. Akupun berjalan ke kantin. Sampai di kantin perutku berbunyi kencang 'sabar ya perut' ucapku dalam hati.
saat melangkah masuk kedalam kantin aku melihat kedua sahabatku Indah dan Eka.
“ Indah, Eka “ ucapku dan berjalan mendekati mereka.
“ Kalian kemana ? tadi aku cari dikelas kalian tidak ada “ sambung ku sedikit kesal karna tadi tidak menemukan mereka.
“ Maaf.. aku sudah lapar sekali jadi begitu bel istirahat aku dan eka langsung ke kantin “ ucap Indah dengan senyum ciri khas nya.
“ sudahlah fuja, ayo kamu duduk dan pesan makanan” Ucap eka berusaha meredahkan amarah ku.
'kruuyuuk' perutku kembali berbunyi. Indah dan eka hanya tertawa mendengar suara aneh dari perutku. Wajahku sedikit memerah karna malu. Akupun langsung duduk lalu memesan makanan dan makan bersama kedua sahabatku.
“ Lega nya.. akhirnya perutku sudah terisi sekarang” ucapku lalu mengambil air putih di meja dan meminumnya.
“ Fuja, ada yang ingin aku tanyakan padamu ? “ tanya eka dengan raut muka yang serius
“ hn, apa ? “ aku berhenti minum sejenak dan melanjutkan kembali meneguk air putih itu.
“ Apa kau memberi tahu Tommy tentang perasaan Putri padanya ? “ sambung Indah
“ huuukkk..” aku tersedak saat mendengar pertanyaan mereka.
“ tidak.. aku tidak pernah mengatakan itu pada Tommy “ Ucapku tegas
“ Tapi Tommy bilang kamu yang mengatakannya dan sekarang tommy marah sama Putri. Putri jadi bertengkar dengan tommy karna tommy hanya menggangap putri teman dia tidak ingin putri memiliki perasaan lain terhadapnya “ jelas Indah panjang lebar.
“ Tapi, sungguh bukan aku yang memberitahunya “ aku berusaha membela diri karna memang aku merasa benar.
“ Aku harus memberitahu putri agar dia tidak salah paham dan melabrak tommy seenaknya saja mengatakan kalau aku yang bicara seperti itu “ sambungku dengan nada kesal.
Aku bangkit dari tempat duduk dan beranjak pergi.
“ Tunggu Fuja “ Eka menarik tangan ku. Aku membalikkan badan dan menatap kedua sahabatku.
“ Putri tidak masuk sekolah hari ini. Kata kakak nya dia terus mengurung diri di kamar dari kemarin sejak bertengkar dengan tommy “ ucap Indah
Aku kembali duduk disamping eka.
“ Tapi sungguh bukan aku yang memberitahu tommy “ aku menundukan kepala berusaha membela diri atas tuduhan yang menimpaku.
“ Kalian percaya padaku kan ? “ tanya pada Indah dan Eka
Keadaan menjadi hening sejenak diantara kami. Eka dan Indah menatap ku. Dari tatapan mata mereka berdua padaku, mereka terlihat menyesal. Tampaknya mereka juga tidak mempercayaiku.
“ Sudahlah nanti saja kita bahas masalah ini. Sekarang kita masuk ke kelas bel pelajaran berikutnya sudah bunyi “ ucap eka memecahkan keheningan.

~ ( `3` ) ~

Kamipun pergi ke kelas masing-masing. Aku berjalan dengan lemas ke kelas. ‘aku harus menjelaskannya pada putri, aku tidak ingin putri jadi salah paham atas masalah ini’ ucapku dalam hati.
Sepulang sekolah, aku langsung pergi kerumah putri. Sampai didepan rumah bercat putih aku sedikit ragu untuk melangakahkan kaki ku masuk. Jika benar tommy mengatakan hal yang sama seperti yang disampaikan Indah tadi Putri pasti marah besar padaku. Apa yang harus aku lakukan jika Putri tidak percaya padaku.
“ Fuja “ suara yang aku kenal membuyarkan lamunanku
“ ahh.. kak siska “ aku terkejut melihat kak siska kakaknya Putri berdiri disampingku dengan membawa tas belanjaan yang cukup banyak.
“ Apa yang kamu lakukan berdiri di depan pagar, ayo masuk “ Ucap kak siska
“ Iya, biar ku bantu membawa Tas belanjaannya kak “ aku menawarkan diri untuk membantu kak siska membawakan tas belanjaannya.
Kamipun masuk, aku meletakkan belajaan kak siska di sudut ruangan.
“ Kak, Putrinya ada ? “ tanya ku setelah baru ingat tujuan ku datang kemari.
“ ohh.. Putri sedang keluar mungkin ketaman “ Ucap kak siska

~ ( `3` ) ~

Mendengar ucapan kak siska, aku langsung pamit dan pergi menuju taman. Sampai ditaman aku melihat gadis berkulit sawa matang dengan rambut hitam lurus sebahu sedang duduk dibawa pohon memandangi danau dengan tatapan kosong.
“ Ahh.. Itu Putri” guam ku. Aku langsung pergi kearah Putri.
“ Put, apa yang kau lakukan disini sendirian ? “ Ucapku membuyarkan lamunanya
Mendengar suara ku, Putri menatapku. Namun tatapannya sangat tajam. Melihat tatapannya yang tajam badanku langung membeku. Ketika putri berdiri aku langsung mematung.
“ Apa yang kau lakukan, kau bukan sahabat ku. Aku sudah pernah bilang jangan beritahu Tommy kenapa kau beritahu dia. Lihat sekarang tommy jadi membenciku karna kamu” bentak Putri.
“ Tapi.. sungguh aku- “ belum sempat aku menyelesaikan perkataanku. Putri langsung bicara.
“ Kau bukan sahabatku “ Ucap putri berlalu meninggalkan ku.
Aku memcoba menarik putri agar tidak pergi, namu tanganku ditepisnya. Mataku mulai memanas, tidak ku sangka Air mata mulai membasahi pipiku.
“ Putri.. ku mohon dengarkan penjelasanku” Ucapku seduh dengan sedikit Air mata yang membasahi pipiku.
Putri membalikkan badan, tatapannya berubah setelah melihatku menetaskan air mata. Diapun menahan tawa melihat aku lalu tersenyum.
“ Happy Brithday too you.. Happy Brithday too you.. “ Putri menyanyikan lagu sambil menepuk kedua tangannya.
“ Happy Brithday Happy Brithday Happy Brithday too you .. “ terdengar suara Indah, anggi, dan Eka dari balik pohon dibelakangku.
Saat aku membalikkan badan, aku melihat mereka membawa sebuah kue tar dengan lilin berbentuk angka 15 tahun. Mataku mulai memanas kembali. Tanpa aku sadar Air mata ku mengalir deras di pipiku membuat pandangku mulai buram. Aku menutup mulutku dengan kedua tanganku. Mereka masih menyanyikan lagu Ulang tahun untuikku. Seketika tangisku pecah.
“ Tiup lilinnya tiup lilinya tiup lilinya sekarang juga.. sekarang.. juga..” Ucap mereka kompak.
Aku meniup lilin sebelumnya aku berdo’a agar persahabatan ini akan terus seindah ini lalu aku meniup lilin dengan harapan semua do’a ku dikabulkan oleh Tuhan.
“ Horee.. Maaf ya Fuja kami mempermaikan kamu hari ini. Sebenarnya semuanya itu bohong haha ..” Ucap putri sambil menjulurkan lidahnya dan tertawa jahat padaku.
Tanpa pikir panjang aku mencolek krim pada kue itu dan mecoret wajah teman-temanku dengan krim. Merekapun membalas hal serupa. Setelah perang coret krim itu aku memeluk semua sahabatku.
“ Terima Kasih Tuhan, kau kirimkan aku sahabat seperti mereka “ Ucapku bersyukur dalam hati sambil memejamkan mata.

~ ( `3` ) ~ THE AND ~ ( `3` ) ~


Ket :


1.      Tema : Kejutan Ulang Tahun
2.      Alur : Maju
3.      Latar : Kamar Tidur Fuja, Sekolah, Rumah Putri, dan Taman
4.      Tokoh : Fuja, Anggi, Indah, Putri, Eka, Nia, Kak Siska
5.      Sudut Pandangan : Berperan langsung sebagai orang pertama
6.      Amanat : Keperdulian kita terhadap teman dekat kita

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © fuuchisia - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -